Baik, mari kita rincikan perhitungan untuk membuka konter HP dengan modal awal sebesar Rp 10.000.000:
1. Modal Awal:
- Stok Barang: Rp 6.000.000 (beragam aksesoris smartphone, casing, pelindung layar, power bank, earphone, charger, dll.)
- Biaya Sewa Tempat Usaha: Rp 2.000.000 (per bulan, tergantung pada lokasi dan ukuran ruangan)
- Biaya Perizinan dan Legalitas Usaha: Rp 1.000.000
- Biaya Perlengkapan Toko: Rp 500.000
- Biaya Pemasaran dan Promosi Awal: Rp 500.000
- Cadangan Dana Darurat: Rp 1.000.000
Total Modal Awal: Rp 10.000.000
2. Biaya Operasional Bulanan:
- Biaya Sewa Tempat Usaha: Rp 2.000.000
- Gaji Karyawan (jika ada): Rp 0 (jika dikelola sendiri)
- Utilitas (listrik, air, internet): Rp 500.000
- Biaya Pemasaran dan Promosi: Rp 500.000
- Biaya Perawatan dan Perbaikan: Rp 300.000
- Lain-lain (mis. biaya administrasi): Rp 200.000
Total Biaya Operasional Bulanan: Rp 3.500.000
3. Perkiraan Keuntungan:
Rata-rata keuntungan per barang tergantung pada markup harga, tetapi jika diasumsikan rata-rata keuntungan per barang adalah 30%, dan jika konter mampu menjual 200 barang per bulan dengan harga rata-rata Rp 50.000 per barang, maka:
Total Pendapatan Bulanan = 200 barang x Rp 50.000 = Rp 10.000.000
Total Keuntungan Bulanan = 30% x Rp 10.000.000 = Rp 3.000.000
Kesimpulan:
Dengan perhitungan di atas, berikut rincian modal yang dibutuhkan, biaya operasional bulanan, dan perkiraan keuntungan:
- Modal Awal: Rp 10.000.000
- Biaya Operasional Bulanan: Rp 3.500.000
- Perkiraan Keuntungan Bulanan: Rp 3.000.000
Harap dicatat bahwa angka-angka ini bersifat perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi, tingkat persaingan, strategi pemasaran, dan efisiensi operasional. Perencanaan bisnis yang matang dan pemantauan keuangan yang cermat akan membantu dalam mengelola konter HP dengan modal yang terbatas.

Komentar
Posting Komentar